Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Januari 2011

12 PENYAKIT YANG SERING DIALAMI WANITA

- Sistitis atau radang kandung kemi
Gejalanya sering buang air kecil dan disertai rasa pedih.Cara mencegahnya hindari menahan kencing dan bersihkan orang intim dengan air bersih serta seringlah berganti celana dalam.

- Anemia
Gejalanya ditandai dengan keadaan atau kondisi lesu, lelah, letih, lemah, kurang bersemangat dan pucat.Cara mencegahnya perbanya makan sayur-sayuran yang mengandung zat besi seperti daun singkong, bayam, sawi hijau , kangkung dan kacang panjang.
www.google.co.id
- Keputihan
Gejalanya ditandai dengan keluarnya cairan putih dari organ kewanitaan yang berwarna kuning kehijauan, lengket, berbau dan gatal. Cara mencegahnya usahakan organ kewanitaan selalu dalam keadaan kering sebelum berpakaian dan gunakan pakaian dalam kering yang menyerap keringat

- Frigiditas
Ditandai dengan kondisi wanita yang tetap “dingin” sekalipun mendapat rangsangan hebat. Keadaan ini membuat wanita tidak dapat menikmati hubungan intim. Cara mengatasi konsultasi kepada psikiater dana jalani terapi untuk meredakan frigiditas

- Osteoporosis
Biasanya dialami oleh wanita pasca menopause akibat berkurangnya hormom estrogen. Menurunnya kepadatan tulang membuat tulang mudah keropos Cara mencegahnya jalan kaki secara tertaut dengan kecepatan 4,5 km / per jam selama 50 menit, 5 kali seminggu dan perbanyak konsumsi kalsium


- Kandungan turun
Penyebabnya dasar panggul yang lemah atau sering melahirkan. Cara mencegah jangan memaksa mengejan saat BAB dan hindari mengangkat barang yang terlalu berat

- Stress
Penyebabnya tekanan atau masalah yang bertubi-tubi dalam waktu lama membuat seseorang menjadi stress. Cara menanggulangi bicarakan kesulitan dengan orang terdekat untuk meringankan beban batin dan lupakan masalah untuk sementara waktu setelah itu atasi dengan tenang.
www.google.co.id


- Premenstruasi sindrom
Gejalanya muncul menjelang menstruasi, seperti sakit perut, pusing, payudara bengkak, badan lesu, mudah marah, nafsu makan menurun dan kaki terasa berat Cara meminimalisir timbulnya keluhan yakni beberapa hari menjelang menstruasi kurangi konsumsi garam dan soda. Juga lakukan diet untuk menurunkan berat badan dan olah raga rutin.

- Amenorea
Wanita usia subur akan mendapat haid secara teratur setiap bulan. Namun terkadang ada yang 3 bulan atau lebih baru mendapat haid. Siklus haid yang tidak normal disebut amenorea. Penyebabnya, menyusui, kontrasepsi & menopause. Cara mengatasi tergantung penyebabnya. Jika kegemukan, turunkan berat badan hingga mencapai berat badan ideal.

- Migraine
Factor pemicu, seperti stress, cokelat, kopi, tidur berlebihan atau kurang tidur, kurang makan, perubahan cuaca atau tekanan udara, emosi berlebihan, bau menyengat, asap rokok, menjelang atau saat haid. Migrain bisa diatasi dengan obat sakit kepala biasa atau istirahat.


- Kanker payudara
Cara pencegahan hindari stress, makanan berlemak, merokok dan minuman beralkohol. Perbanyak sayur, buah-biahan dan olah raga

- Penurunan trombosit pada ITP
kelainan pada sel pembekuan darah. Ditandai dengan bintik merah pada kulit hingga ruam kebiruan. Pemicu kekambuhan adalah kecapekan dan stress. pencegahan hindari kecapekan. Bila sudah terasa letih sebaiknya istirahat. Juga hindari stres
Sumber: http://id.shvoong.com/medicine
Selengkapnya...

Kamis, 13 Januari 2011

WASPADAI KANKER SERVIKS


Berbicara mengenai kanker serviks seolah tiada habisnya. Menarik untuk dibahas adalah mitos yang kerap dikaitkan dengan penyakit in Agar Anda tidak ikut-ikutan percaya mitos, mari kita cek, mana yang sebatas mitos, mana yang fakta menurut AsiaOne:

Mitos 1: Saya tidak ada risiko. Saya sudah menjaga diri dengan baik, lagi pula kanker tidak ada dalam sejarah keluarga saya.
Kanker serviks tidak diditurunkan. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang disebut dengan human papillomavirus (HPV), yang ditularkan melalui kontak seksual. Namun ada juga kemungkinan virus itu ditransmisikan melalui rute non-seksual.
Mitos 2: Kanker serviks tidak akan terjadi pada saya karena saya dan pasangan sangat beriman.
Monogami tidak akan melindungi Anda. Sebuah studi di AS menemkan bahwa dalam tiga tahun, sebanyak 46% perempuan dengan pasangan seks tunggal bisa terinfeksi HPV.
Mitos 3: Padangan saya menggunakan kondom, jadi saya tidak akan terinfeksi HPV.
Bahkan meskipun pasangan memakai kondom, Anda masih berisiko terinfeksi HPV.
Mitos 4: Saya teratur melakukan tes pap smear, jadi saya tidak membutuhkan vaksin untuk mencegah kanker serviks.
Tes pap smear secara teratur dikombinasikan dengan vaksin kanker serviks adalah cara paling efektif untuk pencegahan kanker serviks. Teratur melakukan pap smear efektif untuk deteksi awal dari lesi pra-kanker, yang memungkinkan intervensi dan terapi dini. Vaksinasi berpotensi mencegah infeksi HPV yang kemungkinan bisa menyebabkan kanker serviks.
Mitos 5: Jika saya telah melakukan kontak seksual, vaksin tidak akan bermanfaat untuk saya.
Vaksinasi kanker serviks kemungkinan mencegah infeksi HPV yang bisa menyebabkan kanker serviks dan infeksi berulang yang kemungkinan bisa terjadi sepanjang Anda aktif secara seksual. Namun demikian, infeksi HPV sebelumnya perlu dievaluasi dan diterapi.
Mitos 6: Putri saya masih muda dan belum aktif secara seksual. Saya kira dia tidak perlu cemas mengenai kanker servikS. Negara-negara seperti Inggris dan Australia telah menciptakan banyak kepedulian terhadap pencegahan kanker payudara dengan melibatkan program untuk anak-anak perempuan usia 12-13 tahun. Hal ini membantu menyadarkan anak remaja perempuan menyadari potensi bahaya kanker serviks.
Fakta mengenai kanker serviks yang harus diketahui:
1. Kanker serviks hanyalah kanker yang spesifik untuk perempuan yang bisa dicegah.
2. Kanker serviks disebabkan oleh Human Papilomavirus (HPV). Sejumlah studi menunjukkan bahwa 4 dari 5 perempuan berpotensi mendapatkan infeksi HPV sepanjang hidup mereka.
3. Kanker serviks disebabkan oleh virus umum, yang butuh 20 tahun untuk terbentuk menjadi kanker serviks.
4. Faktor gaya hidup tertentu meningkatkan risiko kanker serviks sebanyak 10 kali. Hal ini termasuk merokok, perempuan yang mengalami infeksi penyakit menular seksual, melakukan seks di usia dini dan berganti-ganti pasangan.
5. Melakukan pap smear secara teratur dikombinasikan dengan vaksinasi kanker serviks dapat mengurangi risiko kanker serviks hingga 94%. (go4/ICH)
Sumber: http://www.metrotvnews.com
Selengkapnya...

MENGEHALI WARNA DAN MANFAAT BUAH-SAYURAN

www.google.co.id
Umumnya, kita malas makan buah, apalagi sayuran. Kalau buah atau sayuran itu kebetulan kesenangan kita sih tak masalah.

Nah, daripada Anda selalu merasa terpaksa makan sayuran dan buah, sebaiknya kenali manfaatnya lewat warna. Kata orang tak kenal maka tak sayang.

www.google.co.id

Merah

Banyak buah yang berwarna merah, ada semangka, stroberi, tomat, atau jambu biji merah. Warna merah pada buah-buahan tersebut mengandung zat yang namanya antosianin dan likopen. Antosianin berguna untuk mencegah infeksi dan kanker kandung kemih, sedangkan likopen menghambat fungsi kemunduran fisik dan mental agar kita tidak mudah pikun. Selain itu, likopen juga mencegah bermacam-macam penyakit kanker. Sementara sayuran yang berwarna merah seperti terung, kol merah, dan bayam merah. Pigmen pada sayuran jenis ini mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai antikanker. Kol merah jika disantap mentah ternyata mengandung senyawa fitokimia dan vitamin C dua kali lipat daripada kol putih.

Jingga

Melon jingga, pepaya, jeruk yang berwarna jingga dan semua buah-buahan yang memiliki daging buah berwarna jingga itu mengandung betakarotin. Fungsi betakarotin menghambat proses penuaan sel. Sel-sel di dalam tubuh kita makin lama semakin tua, dan jika sudah telanjur tua, maka tugas betakarotin meremajakan kembali. Selain itu, sebagian betakarotin yang ada di dalam tubuh berubah menjadi vitamin A yang akan memacu sistem kekebalan tubuh, yang membuat tubuh tak mudah terserang penyakit. Sedangkan beberapa jenis sayuran yang berwarna jingga, antara lain ubi jalar merah, labu kuning, dan wortel. Tiga sayuran ini sangat kaya akan betakarotin. Selain itu, wortel juga kaya akan kalsium pektat yang berguna menurunkan kadar lemak dalam darah. Buah dan sayuran berwarna jingga banyak mengandung vitamin A, yang sangat dibutuhkan bagi kesehatan mata.

Kuning

Buah berwarna kuning adalah belimbing, nanas, pisang, dan lain-lain. Buah-buahan ini kaya akan kalium. Beberapa penelitian menyimpulkan bahwa kalium bermanfaat mencegah stroke dan jantung koroner. Kalau Anda suka makan nanas, apalagi dijus, selain rasanya segar, ternyata juga membantu menyembuhkan diare dan mempercepat penyembuhan radang. Jenis sayuran yang berwarna kuning diyakini ampuh memerangi katarak, serangan jantung, dan stroke. Contoh sayuran kuning adalah paprika dan jagung muda.

Hijau

Tengok yang namanya alpukat, melon, anggur hijau. Buah-buahan ini banyak mengandung asam alegat, yang sangat ampuh menggempur bibit sel kanker jenis apa pun. Asam alegat juga membantu menormalkan tekanan darah karena buah berwarna hijau juga mengandung kalium. Sayuran kebanyakan warnanya memang hijau, bayam, caisim, dan daun singkong, adalah contoh sayuran yang banyak mengandung vitamin C dan B Kompleks. Selain itu juga besar kandungan zat besi, kalsium, magnesium, fosfor, betakarotin, dan tentu saja, serat. Kekurangan sayuran berwarna hijau menyebabkan kulit jadi kasar dan bersisik.

Putih

Buah yang berwarna putih antara lain sirsak, duku, kelengkeng, dan leci. Kandungan serat dan vitamin C dalam buah-buahan berwarna putih ini tinggi. Memang tidak begitu banyak mengandung antioksidan, tapi serat juga sangat dibutuhkan dalam tubuh. Manfaat langsung serat itu membuat kita nyaman saat buang air besar. Sayuran berwarna putih antara lain taoge, kol, kembang kol, sawi putih, rebung, dan jamur. Taoge sebaiknya dimakan mentah, atau sete matang, agar vitamin E dan C yang dikandungnya tidak hilang. Sedangkan jamur, kol, dan kembang kol, sarat akan senyawa antikanker.

Beberapa hal penting yang harus diketahui:

1. Kurangi makanan yang mengandung tambahan kimia sintetis seperti pewarna, beking soda, besoat, dan esen. Bahan-bahan ini merupakan sumber radikal bebas yang merangsang jaringan menjadi hiperaktif dan dapat memicu timbulnya kanker. Penyedap makanan juga menggunakan bahan-bahan kimia sintetis.

2. Sayuran warna hijau sebaiknya dikonsumsi setiap hari dalam jumlah paling besar, dengan kombinasi sayuran warna jingga dan kuning, merah-ungu dan putih sebagai pelengkap.

sumber: http://pilkolin.multiply.com
Selengkapnya...

Minggu, 02 Januari 2011

WASPADAI OBESITAS

Obesitas kini menjadi epidemi, bahkan sejak umur balita. Dan itu menjadi masalah, karena berat badan berlebih berarti menyimpan bom waktu untuk meledaknya sejumlah penyakit di kemudian hari. Sebenarnya, Hipocrates (460-359 SM) yang lebih dikenal sebagai bapak ilmu pengetahuan, sejak jauh hari telah menyatakan bahwa orang gemuk lebih cepat meninggal.

Selain tidak enak dipandang, obesitas juga menyimpan banyak sisi negatif. Tubuh jadi cepat lelah, pernapasan terganggu, bahkan henti napas waktu tidur. Dan yang lebih seram lagi, kelewat gemuk bikin tubuh rawan dihinggapi penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, penyakit jantung, serta radang sendi. Obesitas tidak hanya dihubungkan dengan penyakit fisik, namun juga dengan masalah kejiwaan, terutama kecemasan. Masalah psikososial juga dialami oleh anak-anak yang obese.

Penyebab Obesitas

Secara sederhana, obesitas berarti keadaan penumpukan lemak yang berlebihan di jaringan adiposa. Keadaan ini timbul akibat pengaturan makan yang tidak baik, gaya hidup kurang gerak, dan faktor keturunan (genetik).

Kelebihan energi makanan yang kita konsumsi secara kumulatif akan ditimbun sebagai cadangan energi berupa lemak tubuh. Ketidak-seimbangan antara energi yang masuk dan yang digunakan tubuh membuat berat badan bertambah.

Peranan genetik dalam kejadian obesitas terbukti dari adanya risiko obesitas sekitar 2 -3 kali lebih tinggi pada individu dengan riwayat keluarga obesitas.
Gemuk pada pria umumnya seperti apel (android), lemak banyak disimpan di pinggang dan rongga perut. Sedangkan wanita menyerupai pir (gynecoid), penumpukan lemak terjadi di bagian bawah, seperti pinggul, pantat dan paha.

Gemuk bentuk ‘apel’ lebih berbahaya dibandingkan gemuk bentuk ‘pir’. Yang berbahaya adalah timbunan lemak di dalam rongga perut, yang disebut sebagai obesitas sentral. Mengingat obesitas sentral sering dihubungkan dengan komplikasi metabolik dan pembuluh darah (kardiovaskuler), tampaknya pengukuran LP lebih memberi arti dibandingkan IMT. Adanya timbunan lemak di perut tercermin dari meningkatnya LP.

Dr Xavier Jouven dkk, peneliti dari Prancis, melakukan penelitian terhadap 7.000 polisi Prancis yang meninggal antara tahun 1967 - 1984 dengan sebab serangan jantung. Mereka mengukur LP dan IMT. Pria-pria berperut buncit memiliki kemungkinan meninggal lebih cepat. Kesimpulannya: "Risiko meninggal mendadak itu meningkat karena kepadatan lemak di perut,"

Selain itu, penelitian tersebut juga mendapati bahwa ternyata orang-orang dengan IMT yang tinggi tidak berisiko meninggal dini kecuali mereka yang memiliki lingkar pinggang besar. Sebagai patokan, pinggang berukuran ≥ 90 cm merupakan tanda bahaya bagi pria, sedangkan untuk wanita risiko tersebut meningkat bila lingkar pinggang berukuran ≥ 80 cm.

"Jangan hanya menghitung tinggi badan, berat badan dan IMT saja, lebih baik jika disertai dengan mengukur lingkar pinggang”

Apakah anda termasuk obese?

Jika tidak tergolong obese, pertahankan pola hidup sehat agar tidak terjadi obesitasJika tergolong obese, jangan anggap remeh, lakukan tindakan segera agar tidak muncul berbagai penyakit yang terkait obesitas

Bagaimana mencegah Obesitas ?

> Pola makan seimbang
> Pola hidup seimbang (olahraga / aktivitas fisik)
> Pola pikir positif (menghindari / mengelola stress)
> Memantau kesehatan berkala (PENTING, tetapi sering dilupakan)

Yang perlu dilakukan jika anda OBESE

1. Menurunkan berat badan :
* Intervensi Pola Makan
* Intervensi Pola Aktivitas
* Pola Hidup Sehat (tidak merokok, tidak stress)
2. Deteksi Sindrom Metabolik : melalui pemeriksaan fisik & laboratorium
3. Tambahan terapi sesuai dengan kondisi Sindrom Metabolik

Saat ini beragam cara memerangi obesitas banyak kita jumpai, mulai cara konvensional seperti mengatur pola makan, hidup teratur, berolahraga, sampai menggunakan alat bantu misalnya obat pelangsing, akupuntur, sedot lemak, dll.

Tips Panduan Makan Pintar

* Makan 3 kali sehari, jangan menghindari sarapan.
* Konsumsi lebih banyak buah, sayur, padi-padian, dan sereal.
* Kurangi camilan tinggi lemak dan makanan cepat saji misalnya keripik kentang, dll.
* Jangan makan terburu-buru.
* Biasakan makan teratur pada waktunya.
* Minumlah segelas air sebelum mulai makan.
* Mulailah hidangan anda dengan sup rendah lemak atau salad.
* Perhatikan ukuran, gunakan piring yang lebih kecil.
* Bereskan meja segera(hindari godaan menghabiskan makanan yang tersisa.
* Baca label, pilih makanan yang mengandung < 10 gram lemak per 100 gram makanan. * Jika menggunakan mentega atau margarin, oleskan tipis-tipis saja. * Pilih alternatif rendah lemak, misalnya susu rendah lemak. * Batasi konsumsi daging berlemak. * Buang semua lemak pada daging, sisihkan kulit ayam. * Pilih cara memasak dengan dibakar atau dipanggang. Memang tubuh langsing dan sehat selalu jadi idaman semua orang namun bukan berarti kita sembarangan 'menyiksa' tubuh kita bukan? Jadi, hati-hati jika ingin langsing, lebih baik mulai dengan membiasakan diri hidup sehat dan berolah raga teratur. Tubuh langsing, badanpun sehat. sumber: http://www.obesitas.web.id





Selengkapnya...

Kamis, 30 Desember 2010

TAHUKAH ANDA BAHWA SOFTLENS DAPAT MENGATASI 5 PENYAKIT??!!

Foto: http://www.google.ae/

Mungkin Lensa kontak selama ini hanya diketahui untuk orang yang memiliki mata minus atau plus. Tapi generasi baru dari lensa kontak tak hanya untuk mata minus dan plus.lensa kontak dan kaca mata biasa mempunyai fungsi yang sama, keduanya merupakan alat bantu penglihatan, hanya saja cara penggunaannya yang berbeda penggunaan kaca mata saya rasa anda semua sudah tahu, yaitu tinggal menggatungkan saja di kedua telinga. berbeda dengan lensa kontak, lensa kontak penggunaanya ditempel secara langsung di kornea mata penggunanya.
Pada awalnya, lensa kontak memang dibuat dari bahan yang rigid/kaku, yang setelah muncul adanya softlens, maka lensa kontak tersebut sering disebut dengan hard contact lens. Kacalah material yang dipakai sebagai bahan lensa kontak pada saat awal diperkenalkan, sekitar tahun 1887. Baru pada sekitar tahun 1936, plastik mulai diperkenalkan sebagai bahan pembuatan lensa kontak. Namun hanya bagian pinggir lensa kontak yang menggunakan plastik, sedangkan pada bagian zona optiknya (tengah) masih menggunakan kaca. Pengaplikasian bahan plastik untuk seluruh bagian lensa kontak baru dimulai pada tahun 1946. Plastik jenis PMMA adalah yang paling sering dipakai. seperti yang telah tertulis di atas, lensa kontak selain sebagai alat bantu penglihatan juga mempunyai kemampuan dalam membentuk ulang (reforming) kontur permukaan kornea. tapi anda harus tetap hati hati dalam menggunakan lensa kontak. adalah hal yang wajar jika suatu kegiatan ada resiko yang baik dan juga resiko yang buruk. begitu juga dengan penggunaan lensa mata. anda pun juga harus hati-hati dengan resiko penggunaan lensa kontak, seperti mata merah, iritasi, masukknya benda asing pada bola mata, dan lain lain.sangat dianjurkan bagi anda pengguna lensa kontak untuk selalu menjaga kebersihan, karena jika tidak dapat mengakibatkan masalah mata yang cukup serius seperti mata kering, penglihatan menjadi kabur, gatal hingga kebutaan
Walaupun softlens ada resiko yang buruk tetapi tahukah ada 5 penyakit yang bisa diatasi dengan soflens diantaranya:


Foto: http://www.google.ae/

1.MIGRAN
Dr Richard arrison dari San Jacinto Methodist Hospital di Texas baru-baru ini melakukan uji coba pada 33 pasien migrain yang punya riwayat ketakutan akan foto (photopobia) akibat sensitiviats berlebih dari cahaya. Lensa merah ini disisipkan selama serangan akut sehingga bisa mengurangi rasa nyeri. Selain itu lensa ini juga diberikan pada olahragawan sehingga dapat menyaring sinar matahari.
2. Diabetes
lensa yang secara kimia dapat bereaksi terhadap glukosa yang ditemukan pada air mata. Lensa ini dapat memonitor kadar gula darah dan setiap perubahan yang terjadi ditandai dengan mengubah warna.
3. Disleksia
Penderita disleksia dapat dihindari dengan menggunakan filter warna pada lensa kontaknya. Karena beberapa diantaranya dapat membaca dengan lebih baik jika teks muncul dengan latar belakang berwarna dan bukan putih yang dapat menimbulkan kebingungan. Lensa kontak ini akan menyaring frekuensi cahaya warna sehingga bisa mengubah warna cahaya yang memudahkan penderita untuk mendeteksi.
4. Penyakit Kornea
penggunakan sel induk sebagai master sel dengan kemampuan untuk mengubah menjadi tipe sel lainnya pada lensa kontak untuk mengobati penyakit kornea.sel-sel induk akan berpindah dari lensa dan mulai menyembuhkan kornea yang rusak. Dengan menggunakan prosedur ini maka akan mengurangi jumalh pendonor kornea mata dan tidak akan ada sel-sel yang ditolak.
5. Glaukoma dan Katarak
Lensa kontak yang dilengkap dengan obat-obatan seperti vitamin E bisa digunakan untuk mengobati penyakit mata yang umum.pengembangkan lensa kontak yang dapat menggantikan penggunaan obat resep selama periode beberapa minggu. Di dalam lensa kontak ini ditanamkan partikel obat yang akan lebih efisien daripada tetes mata, karena hanya 1 dari 5 persen obat tetes mata yang mencapai kornea.
Selengkapnya...

Kamis, 23 Desember 2010

BANGGA MENGGUNAKAN BATIK INDONESIA

Kesenian batik adalah kesenian gambar di atas kain untuk pakaian yang menjadi salah satu kebudayaan keluaga raja-raja Indonesia zaman dulu. Awalnya batik dikerjakan hanya terbatas dalam kraton saja dan hasilnya untuk pakaian raja dan keluarga serta para pengikutnya. Oleh karena banyak dari pengikut raja yang tinggal diluar kraton, maka kesenian batik ini dibawa oleh mereka keluar kraton dan dikerjakan ditempatnya masing-masing.
Lama-lama kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Selanjutnya, batik yang tadinya hanya pakaian keluarga kraton, kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari, baik wanita maupun pria.
Kemudian zaman trus berjalan dan semakin modern, yang mulanya batik hanya dibuat berbentuk pakaian sekarang sudah banyak dimodifikasi menjadi tas, syal, jaket, celana, rok. Bahkan kalangan remaja sudah tidak malu untuk menggunakan batik, karena mungkin modelnya yang sudah dimodif atau tidak monoton lagi.


lokasi: Universitas UHAMKA
model: Dita, Mitha, Lia, Nurul
kamera: Sony DCR-SR68E (handycam)

Menurut para model: Awalnya, kami menganggap batik hanya cocok digunakan untuk acara formal,tidak bisa dipakai untuk kuliah,dan terlihat sangat tua sehingga tidak percaya diri dengan batik yang kami pakai. Tetapi kami mencoba memodifikasi dengan memakai rok batik dengan gaya baju casual dengan kerudung dan kamipun nyaman menggunakannya.
Selengkapnya...